BELAJAR MENULIS
Menulis bagi sebagian orang bukanlah hal yang baru, bahkan
bagi sebagian orang pun sudah merupakan makanan sehari-hari. Hanya saja ada
yang menulis karena suatu profesi atau memenuhi tuntutan atau bahkan ada yang
hanya sekedar untuk menumpahkan perasaan pada selembar kertas dengan perantara
pena. Akupun demikian, terkadang aku menulis seuntai kata yang mungkin bagi
saya itu hanya kata-kata lewat yang secara kebetulan memiliki makna bagi orang
lain. Entah perasaan orang yang membacanya itu senang, sedih atau bahkan bisa
membuatnya jengkel aku sendiri tidak menyadari, karena bagiku apa yang kutulis
hanya rangkaian kata-kata biasa yang selalu aku dengan dari mulut seseorang
atau yang aku baca baris demi baris dari sebuah berita atau cerita. Aku tidak
pernah beranggapan kalau nantinya tulisan itu bisa berarti bagi orang lain,
yang aku tahu .. aku Cuma ingin menulis dan menulis layaknya seorang anak kecil
yang baru bisa mengenal huruf dan angka kemudian dituangkan dalam selembar
kertas. Begitupun aku ……..
Terkadang akupun merasa sebagai seorang peniru, karena
penggalan-penggalan kata yang kutulis hampir sama dengan apa yang ditulis atau
yang diucapkan orang lain. Tapi ketika aku melihat beberapa tulisan lain, hal
itupun sama … karena rangkaian kata yang tertuang tidak jauh berbeda dengan
kata-kata yang ditulis orang lain, Cuma rangkaian penempatan katanya yang
berbeda sehingga memiliki arti berbeda dengan yang lainnya, sehingga aku
berfikir mungkin hampir semua tulisan memiliki kesamaan tetapi apa yang
dikandung dalam tulisan itu pastilah berbeda …. Oleh karenya jangan pernah
berhenti untuk menulis karena belum tentu apa yang kamu fikirkan dan yang kau
tuangkan dalam selembar kertas itu sama dengan apa yang dituangkan oleh orang
lain …. Intinya orang yang membacanya bisa mengerti dan memahami isi dari
tulisan itu ……. (Mn76)