Memindahkan lebah Trigona (kelulut) dilakukan dengan memindahkan ratu, telur (brood), dan propolis ke kotak budidaya (stup). Memindahkan lebah, sarang, dan madu bukanlah tugas yang mudah dan tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Selain berat dan potensi kerusakan pada sarang, hal ini juga berdampak besar pada lebah. Tingkat keberhasilan pemindahan lebah trigona dari alam atau log kayu ke kotak budidaya dipengaruhi oleh banyak hal, oleh karenanya sangat diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar lebah dapat berkembang dengan baik. Selain faktor keterampilan atau keahlian manusia, faktor lingkungan dan alam juga sangat berpengaruh.
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat
pemindahan lebah trigona ke stup budidaya
1.
Waktu Pemindahan
Saat melakukan pemindahan koloni ke kotak budidaya, faktor alam perlu diperhitungkan, seperti keadaan iklim. Sebaiknya proses pemindahan tidak dilakukan saat musim hujan, dimana tingkat kelembaban sangat tinggi sehingga terkadang kotak budidaya terserang jamur. Namun sebaiknya dilakukan saat musim berbunga, sehingga lebah lebih cepat memperbaiki dan menyusun sarangnya yang baru di kotak budidaya. Waktu pemindahannya sebaiknya dilakukan pada sore hari, dimana pada waktu itu lebah pekerja lebih banyak berada di dalam sarang dan aktivitas lebah menurun, sehingga meminimalisisr lebah yang hilang.
2.
Cara Pemindahan
-
Persiapan
Sebelum kita melakukan pemindahan lebah, terlebih dahulu kita
mempersiapkan alat dan bahan yang kita butuhkan, agar saat pemindahan nantinya
lebih mudah
Adapun alat dan bahan yang dipersiapkan adalah
1.
Log Koloni lebah
2.
Kotak budidaya koloni (stup)
3.
Alat Pelindung diri
4.
Alat Pembelah Kayu (Parang dan semacamnya)
5. Alat Penyungkil (Pisau dan sejenisnya)
-
Proses Pemindahan
1.
Lakukan pembukaan/pembelahan log koloni lebah
secara hati-hati, agar telur yang ada dalam koloni tidak mengalami kerusakan.
2.
Setelah log terbuka/terbelah, diamkan beberapa
saat, agar lebah tidak terlalu agresif, karena biasa lebah sensitif saat
sarangnya diganggu.
3.
Siapkan kotak stup, letakkan dekat dengan log
yang telah dibuka.
4.
Oleskan propolis pada bagian pintu masuk dari
kotak budidaya. Ambil propolis (getah sarang) dari sarang lama dan oleskan di
pintu masuk stup baru. Aroma ini akan memanggil koloni kembali
5.
Pindahkan sisir telur ke stup baru. Sertakan
juga kantong polen dan madu, namun buang yang rusak/pecah agar tidak mengundang
semut.
6.
Lakukan pemindahan ratu. Temukan ratu (biasanya
di dekat telur muda) dan pindahkan ke stup baru.
7.
Jika terdapat anakan lebah pada sarang lama,
sebaiknya di pindahkan kesarang baru
8.
Tutup rapat kotak baru, dan upayakan terhindar
dari gangguan semut atau musuh alami lebah trigona.
9.
Jika ingin di[pindahkan ke tempat yang lebih
tinggi, sebaiknya biarkan beberapa hari (3-7 hari). Hal ini dilakukan agar
lebah telah mengenal sarang barunya, sehingga saat dipindahkan nantinya lebih
cepat menyesuaikan.
10.
Bersihkan sarang lama, agar lebah tidak bingung
menemukan sarang barunya.


.jpeg)




