1. Mengambil Dari Alam
Metode ini lebih ekonomis namun sangat membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan kesabaran. Pengetahun dasar tentang lebah trigona sangat diperlukan, khususnya mengenai habitat dan aktifitas lebah trigona itu sendiri. Keberadaan lebah trigona di Alam, tentu perlu pengetahun dan keterampilan dalam mendapatknya, terutama dalam mencari sarang lebah trigona tersebut. Sarang lebah trigona bisa kita jumpai pada pohon (kayu-kayuan, Mangga, Kelapa, bambu dan lain-lain). Lebah trigona juga dapat bersarang pada tiang-tiang rumah ataupun celah tembok rumah yang kosong.
Oleh karena keberadaan sarang lebah trigona yang di alam cukup bervariasi, maka setidaknya ada 3 (tiga) cara yang dapat kita gunakan untuk memperoleh lebah trigona di alam.
- Mengambil Langsung
Metode ini dilakukan dengan cara mencari sarang lebah trigona langsung di alam baik di pohon yang masih hidup maupun yang sudah mati, kemudian mengambil sarang tersebut sebagian atau keseluruhan dengan cara menebang atau memotong kayu yang menjadi tempat trigona bersarang.
Metode ini cukup beresiko mengingat jika sarang lebah berada pada pohon besar yang masih hidup, ataupun pohon tersebut bertuan.
- Perangkap
Metode ini dilakukan dengan cara memasang stup koloni yang kosong atau potongan kayu yang berlubang (sebaiknya bekas koloni) di tempat yang sering di datangi lebah trigona atau dekat dari sumber pakan lebah trigona. Tingkat keberhasilan dari metode ini tergolong rendah serta sangat dibutuhkan kesabaran yang tinggi. Perangkap yang dipasang sesering mungkin untuk diperiksa dan/atu bila perlu di pindahkan jika sudah terlalu lama.
Metode ini sebaiknya dilakukan saat musim berbunga, sehingga aktivitas lebah trigona lebih ketahuan dan juga, umumnya pada musim ini beberapa lebah trigona akan melakukan pembentukan koloni baru, sehingga mencari sarang yang lebih dekat dari sumber pakan.
- Pencangkokan koloni
Metode ini pada prinsipnya mirip dengan metode perangkap. Cuma pada metode ini terlebih dahulu kita harus menemukan sarang lebah trigona, terutama pada tempat yang tidak dapat kita lakukan pemotongan atau pembongkaran pada sarang lebah trigona tersebut.
Kotak stup yang ada kita pasang dihubungkan langsung dengan corong propolis yang merupakan pintu keluar masuk dari lebah trigona tersebut, sehingga lebah yang keluar masuk akan terbiasa melewati kotak perangkap yang kita buat, dan pada akhirnya akan mengisi kota stup yang kita buat.
Metode ini sangat memerlukan kesabaran dan ketekunan, karena memerlukan waktu yang sangat lama serta sesering mungkin dilakukan pengontrolan pada kotak stup yang kita pasang.
2. Membeli Koloni
Metode ini adalah yang terbaik dan tercepat dari sekian metode yang ada, karena kita dapat memilih koloni lebah trigona yang telah mapan. Pembelian lebah trigona dapat dilakukan melalui komunita pembudidaya lebah trigona, atau marketplace online.
Dalam membeli atau memilih koloni lebah trigona, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :
- Jenis lebah trigona
- Umur koloni dalam kotak budi daya
- Keberadaan Telur lebah
- Keberadaan Ratu lebah yang di tandai dengan adanya telur muda pada koloni tersebut
.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar